Nurture your children with natural, simple, open-ended toys
Rabu, 29 April 2015
Senin, 24 November 2014
Craft Activity - Finger Knitting
MERAJUT DENGAN MENGGUNAKAN JARI
Salah satu kegiatan pekerjaan tangan yang diajarkan di banyak lingkungan Waldorf ialah merajut dengan jari. Sebuah rangkaian benang yang dirajut membentuk rantai tunggal yang sangat sederhana, dikerjakan hanya menggunakan tangan (jari-jemari). Anak-anak didorong untuk belajar hal ini pada usia taman kanak-kanak, karena diyakini ada hubungan yang erat antara gerakan jari, berbicara dan berpikir. Steiner mengatakan bahwa, ‘Proses berpikir adalah proses “merajut” alam semesta menjadi satu kesatuan yang harmonis (cosmic) - seseorang yang tidak terampil dalam dalam menggunakan jari-jemarinya, tidak akan terampil dalam menggunakan kecerdasannya, kurang memiliki gagasan-gagasan dn pemikiran-pemikiran yang mengalir.’
Untuk membuat kegiatan ini lebih bermakna, guru akan merajut sambil bercerita. Gerakan jari, berbicara, dan berpikir akan terintegrasi. Banyak manfaat dari kegiatan ini termasuk membangunkan jemari anak-anak untuk memperkuat keterampilan motorik halus, koordinasi tangan-mata, kemampuan untuk memahami dan mengikuti proses dari konsep sampai dengan tahap penyelesaian, dan kemampuan untuk fokus dalam jangka waktu tertentu. Manfaat-manfaat ini akan menjadi dasar untuk menulis dan membaca di kelas –kelas berikutnya.
Video tutorial
https://www.youtube.com/watch?v=VpFQSO2A8Dw
FINGER KNITTING
One of the early handwork activities that is taught in many waldorf environments is finger knitting. A very simple, single chain of knitting that is done with only the hands. Children are encouraged to learn this when they are of kindergarten age, as it is believed there is a close relationship between finger movement, speech and thinking. Steiner's recently said 'thinking is cosmic knitting - a person who is unskillful in his fingers will also be unskillful in his intellect, having less mobile ideas and thoughts.'
To make this activity more valuable, the teacher will do the story telling while knitting. Finger movement, speech, and thinking will be integrated. Many benefits of this activity including wake up children's fingers to strengthen fine motor skills, hand-eye coordination, the ability to understand and follow a process from concept to completion, and the ability to focus for an extended period of time. These benefits will be a foundation for writing and reading in later grades
Kamis, 16 Oktober 2014
JAGAD ALIT - WALDORF SCHOOL
Jagad Alit – Waldorf School akan menjadi sebuah preschool
yang mengadaptasi konsep pendidikan
Waldorf School dengan nilai-nilai budaya Indonesia dan budaya lokal daerah
setempat. Dasar dari konsep pendidikan
Waldorf adalah pendidikan yang diberikan secara utuh dan
menyeluruh terhadap tiga aspek/bagian dari manusia (three folds of human
being), yaitu kemauan/tindakan (willing),
perasaan (feeling), dan pemikiran
(thinking), melalui tangan (hands), hati (heart), dan kepala (head). Pendidikan diberikan sesuai
dengan tahapan perkembangan dari duabelas indera manusia, yaitu :
Tahapan 0 – 7th fokus pada Lower
senses : touch, life, movement, balance
Tahapan 7 – 14 th fokus pada
Middle senses : sight, taste, smell, warmth
Tahapan 14 – 21th fokus pada
Upper senses : hearing, word, thought, ego
Jagad Alit – Waldorf School memiliki
filosofi bahwa ilmu pengetahuan, spiritual, dan seni adalah satu bagian yang
terintegrasi karena seyogyanya ketiga hal tersebut tidak terbagi-bagi ke areanya masing-masing seperti yang terjadi saat ini. Ilmu pengetahuan akan
menjadi kreatif secara moral, seni menjadi sesuatu yang bersifat universal dan
pengalaman spiritual menjadi sesuatu yang nyata dan aktual.
Konsep pendidikan yang kami bangun
mencoba memfokuskan diri pada keunikan masing-masing anak, dimana keunikan ini akan saling mempengaruhi
dan membantu satu sama lain secara positif. Selain itu seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi dewasa ini, dimana esensi dan pemaknaan budaya dan
kearifan lokal mulai terkikis, maka Jagad Alit –Waldorf School juga
memperkenalkan esensi budaya lokal kepada anak agar tercipta kecintaan terhadap
budayanya sendiri.
Saat ini Jagad Alit sedang dalam tahap persiapan dan berencana akan memulai aktivitas preschool pada tahun ajaran baru 2015, bertempat di daerah Bandung Utara. Berbagai persiapan penyusunan materi, sarana, dan fasilitas penunjang sedang dilakukan. Selain itu, guna mensosialisasikan konsep pendidikan Waldorf, Jagad Alit aktif mengadakan dan menjadi nara sumber berbagai kegiatan parenting, seminar, dan workshop.
Jagad Alit membuka pintu lebar-lebar bagi para orang tua yang menyadari bahwa pendidikan anak usia preschool bukanlah hanya berfokus pada aspek intelegensia semata. Jagad Alit dengan senang hati akan meluangkan waktu untuk berdiskusi secara langsung maupun melalui email jagadalit.waldorfschool@gmail.com
Marilah kita berikan kesempatan seluas mungkin bagi anak-anak kita untuk dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan kesiapan mereka secara alami. Marilah kita bangun sebuah lingkungan yang benar-benar berpihak kepada anak.
Salam hangat
Jagad Alit - Waldorf School
Langganan:
Postingan (Atom)




