Tampilkan postingan dengan label Horst Helmann. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Horst Helmann. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2016

Menumbuhkan motivasi internal tanpa imbalan ataupun hukuman

May 19 
08.00-09.00 SHARING SESSION WITH GOBIND VASHDEV
09.00-11.30 
DISCIPLINE, PUNISHMENT, AWARD, AND GUIDANCE FOR AGE 3-12
Three principles in education: fear, ambition and love. 
Each age in human development is different.

Dalam kehidupan sehari-hari, di lingkungan sekolah, kantor ataupun rumah, penghargaan yang diberikan sebagai imbalan terhadap suatu keberhasilan dan hukuman mulai dari terguran sampai dg hukuman yg lebih keras sebagai konsekuensi dari kesalahan adalah hal yg mungkin pernah kita alami.

Hal ini kemudian menjadi kebiasaan yang juga dilakukan kepada anak-anak kita sehingga dampak yang muncul bisa jadi anak-anak melakukan sesuatu utk mendapatkan imbalan bukan karena mereka menyukai atau memiliki passion terhadap apa yg mereka lakukan, termasuk juga belajar, ikut les ini dan itu, merapikan kamar, membantu org tua, dll. Di lain sisi, anak-anak kemudian enggan melakukan sesuatu karena takut membuat kesalahan atau kegagalan.

"Development towards freedom" sejatinya adalah tujuan dari setiap konsep pendidikan yang merupakan proses sejak masa kanak-kanak sehingga segala sesuatu yang dilakukan anak akan berasal dari dalam diri mereka sendiri tanpa suruhan apalagi paksaan ataupun iming2 imbalan.
Jika ingin mengetahui lebih jauh mengenai hal ini, silakan ikuti public talk tanggal 19 Mei nanti...

https://www.facebook.com/events/695069293965454/?active_tab=posts

Minggu, 08 Mei 2016

Belajar menulis dan membaca : usia berapa?

May 18 
15.00-16.00 SHARING SESSION WITH GOBIND VASHDEV
16.00-18.30
WRITING, READING, BRAIN DEVELOPMENT
Are the children ready to learn? 
Are we unconsciously pushing them? 
The danger of early learning!

Otak manusia terdiri dari 2 bagian yaitu otak kiri dan otak kanan. Kedua bagian otak ini dihubungkan oleh corpus callosum. Pembentukkan organ ini belum sempurna sampai anak berusia sekitar 7 tahun.
Ketika penghubung otak kanan dan kiri ini sudah terbentuk dengan sempurna, maka anak akan mampu untuk membaca dengan baik, membentuk imaginative pictures dari kata-kata dan kalimat yg dibacanya dan memiliki memori visual yang membuat mereka dapat mengeja dg lebih mudah.

Ketika kita tergoda utk mengajari anak membaca sebelum mereka berusia 7 tahun, maka bukannya tdk mungkin anak dapat membaca, tetapi mereka hanya melakukan apa yg namanya proses decoding, bukan reading comprehension. Anak belum mampu mengkaitkan makna kata perkata menjadi sebuah kalimat utuh.
Jika ingin tahu lebih dalam mengenai hal ini, silakan datang tanggal 18 Mei ya...

https://www.facebook.com/events/695069293965454/?active_tab=posts

Minggu, 10 April 2016

PUBLIC TALK by HORST HELLMANN


PUBLIC TALK
Speaker : HORST HELLMANN

May 16 (16.00-18.30) 
ASPECTS OF THE WALDORF CURRICULUM
Waldorf school education is not a pedagogical system 
but an art- the art of awakening what is actually there 
within the human being

May 17 (09.00-11.30) 
STORYTELLING ENHANCES THE STRENGTH OF THE CHILD'S SOUL 
What kind of stories shall we tell to our kids at what age? 
Choose the right picture books.

May 18 (16.00-18.30) 
WRITING, READING, BRAIN DEVELOPMENT
Are the children ready to learn? Are we unconsciously pushing them? The danger of early learning!

May 19 (09.00-11.30) 
DISCIPLINE, PUNISHMENT, AWARD, AND GUIDANCE FOR AGE 3-12
Three principles in education: fear, ambition and love. 
Each age in human development is different.

Single session 150K
Full three days 375K
Full four days 475K

Venue : Jagad Alit - Waldorf  School
Jl. Babakan Jeruk IIIE Bandung - Indonesia

To register please contact :
jagadalit.waldorfschool@gmail.com
SMS/WA only 0812-2266-4736


About Horst Hellmann
Born in 1943 in Germany. Horst Hellmann has spent 30 years teaching in Steiner schools. Since 1982 he has been giving seminars to teachers who want to be Steiner Waldorf teachers in Australia, India, Philippines, Thailand and Taiwan. He has been involved in setting up of 14 schools across Australia and Asia, as well as the teacher training seminar in Iloilo in 2005. In 2004, he resigned from active teaching and became more active in Asia, especially supporting new initiatives. At present he is focusing on a young waldorf-inspired school in Davao, Tuburan Institute, and Dulyapat in Khonkaen, Thailand.